Jumat, 08 Februari 2019

MENGENAL YESUS KRISTUS MELALUI CARA HIDUP BARU YANG DIAJARKAN DAN DIWARTAKANNYA

Pertemuan Kedua:
untuk KBG-KBG se-Keuskupan Pangkalpinang 
Bulan Februari 2019
Penanggungjawab Modul: RD. Marsel Gabriel, 
RD. Dr. Benny Balun, Ibu Shito Kadari 
dan Alfons Liwun
Persiapan:
§  Fasilitator wajib mengikuti pertemuan untuk Simulasi dan studi modul yang dipimpin oleh Pastor Paroki sebagai Koordinator Fasilitator maupun sebagai Koordinator PIPA Paroki.
§  Fasilitator menyediakan berbagai hal atau perlengkapan yang perlu untuk pertemuan pendalaman iman umat ini, yakni :
-  Kitab Suci dan Puji Syukur
-  Modul Pertemuan yang didukung oleh Gagasan Dasar-nya.
-  Teks Doa Mohon Penyertaan Yesus Kristus Bagi Umat Keuskupan Pangkalpinang (Tahun 2019: Keberpusatan pada Kristus).

Tujuan:
§  Supaya kita mengenal siapakah Yesus Kristus melalui “Hidup baru (Kerajaan Allah / Kekerabatan Baru)” yang ditawarkan-Nya kepada komunitas para murid.
§  Supaya kita mampu membangun relasi dengan Yesus Kristus, menurut tata-cara Hidup baru yang ditawarkan-Nya.
§  Supaya kita menjadikan cara hidup baru yang ditawarkan Yesus sebagai pedoman hidup.

A.     PENGANTAR

F     Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih!
Dalam modul pertemuan pertama untuk Bulan Februari 2019 ini, kita telah berusaha untuk mengenali siapakah Tuhan kita Yesus Kristus lewat cara-cara pengajaran dan pewartaan-Nya.
Pertemuan kedua ini merupakan lanjutan dari pertemuan pertama. Pertemuan kali ini kita membicara-kan tentang isi pewartaan Yesus-Kerajaan Allah.
Apa yang kita harapkan dari pertemuan ini? Harapan kita adalah:
§  Supaya kita mengenal siapakah Yesus Kristus melalui “Hidup baru (Kerajaan Allah / Kekerabatan Baru)” yang ditawarkan-Nya kepada komunitas para murid.
§  Supaya kita mampu membangun relasi dengan Yesus Kristus, menurut tata-cara Hidup baru yang ditawarkan-Nya.
§  Supaya kita menjadikan Cara Hidup Baru yang ditawarkan Yesus sebagai Pedoman hidup kita.

Mari, kita hening sejenak, kita siapkan hati dan pikiran kita untuk memulai pertemuan kita. (hening sejenak). Kita nyanyikan sebuah Lagu sebagai pembuka pertemuan kita...

PENGHORMATAN KEPADA SABDA

F     Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih...
Marilah kita bangkit berdiri untuk menghormati Sang Sabda, yaitu Yesus Kristus, yang kehadirannya dilambangkan oleh Kitab Suci, Sabda Allah yang ditahtakan di hadapan kita, dengan membungkukkan badan. Penghormatan dimulai…. selesai!

B.   LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN :

1.    DOA MENGUNDANG TUHAN

F    Saya mempersilahkan salah seorang dari antara kita membawakan Doa Mengundang Tuhan. Saya persilakan...

2.    KODE
F    Mari kita mendengarkan Kisah berikut ini! Mohon salah satu diantara kita membacakannya dengan suara yang lantang, agar didengar oleh semua kita yang hadir!

MENGENAL YESUS

Ketika pulang dari Upacara Pembaptisan di Gereja, si ACong yang baru saja “dibabtis” menjadi Pengikut Kristus ditanyai oleh teman-teman yang biasa bersamanya minum. Terjadilah dialog seperti ini :

Along        Cong, lu sudah jadi murid Yesus ya? Apa lu tau merek minuman kesukaan Yesus? 
Acong       “Haiya, Long. Owe kagak tau ooooo!”
Aling         Kalau alamat rumah Yesus, lu tau dak, Cong?
Acong       “Haiya, Owe kagak tau jua Ling!”
Atjhai        Kalau sodala-sodali Yesus, ku kenal kagak, Cong?
Acong       “Kagak kenal, Tjhai! Haiyaaa!”
Semua      Terus, lu tau apa tentang Yesus Cong?
Acong                   Semua itu Acong kagak tau oooo. Tetapi Acong masih punya harapan untuk mengetahuinya dalam pertemuan pendalaman iman umat di KBG sekali seminggu. Yang Acong tau, ialah dulu Acong suka minum sampai mabuk, Acong suka mukul bini dan anak-anak Acong, suka marah-marah. Tetapi sesudah Acong ikut Yesus, semua itu sudah Acong buang. Acong mau hidup baik sama bini dan anak-anak dan semua orang. Haiyaaaa! Jadi, kalo lu orang minum-minum, Acong mohon maaf untuk kagak ikut lagi ya, haiyaaa!”

Pertanyaan pendalaman kode:
1.    Apa yang terjadi dengan Acong dalam kisah ini?
2.    Perubahan apa yang terjadi pada Acong setelah dibaptis menjadi murid Yesus?
3.                 Apa kelebihan Acong dan apa yang masih kurang padanya?

TAMBAHAN:
v  Acong baru saja dibaptis menjadi murid Yesus.
v  Ada banyak hal yang belum Acong tahu tentang Yesus. Namun dia berkesempatan untuk mendalami imannya di KBG pada kesempatan pertemuan KBG sekali seminggu!
v  Acong telah menjadi manusia baru. Ia meninggalkan cara hidupnya yang lama, dan memulai cara hidup baru sebagai pengikut Kristus. Inilah kelebihan Acong: kesaksian hidupnya jelas!

3.    MEMBACA KITAB SUCI
-  Bentuk tiga kelompok kecil.
-  Setiap kelompok membaca dan mendalami satu teks Kitab Suci.
-  Di bawah ini disiapkan teks Kitab Suci dan pertanyaannya.
-  Plenokan.
F     Untuk mengenal Siapa Yesus Kristus dan Dunia Baru yang ditawarkan-Nya, mari kita mendalami teks-teks Kitab Suci, berikut ini.
Teks Kitab Suci:
-  Matius 13: 31 – 35  (biji sesawi dan ragi)
-  Lukas 5: 12 – 17      (sakit kusta disembuhkan)
-  Markus 3: 31- 35     (saudara-saudara-Nya)

Pertanyaan pendalaman ketiga teks Kitab Suci:
a.    Siapakah Yesus Kristus menurut masing-masing teks Injil ini?
b.    Apa dan bagaimana orang-orang berelasi dengan Yesus Kristus berdasarkan masing-masing teks Injil ini?
c.     Apa saja buah atau hasil dari relasi yang terjadi antara orang-orang dengan Yesus Kristus menurut masing-masing teks Injil ini?
d.    Cara hidup seperti apakah yang diharapkan oleh Yesus Kristus berdasarkan masing-masing teks Injil ini?

F    Selesai Kerja/Diskusi/Sharing dalam kelompok kecil, mari kita dengarkan apa yang ditemukan oleh setiap kelompok ketika mendalami teks masing-masing:
-  Kelompok 1 ……......................................................................................
-  Kelompok 2 …….....................................................................................
-  Kelompok 3 …….....................................................................................


PENEGASAN:
a.    Siapa Yesus Kristus :
-  Yesus memperkenalkan diri sebagai biji sesawi dan sebagai ragi (Mat. 13: 31-35). Sebagai biji sesawi, Yesus hadir dan memberi kekuatan untuk bertumbuh, berkembang, dan menjadi tempat berlindung bagi orang lain. Sebagai ragi, Yesus merasuk ke dalam diri setiap orang, dan memberikan pengaruh kepada seluruh hidup orang hingga dapat menghasilkan kebaikan bagi seluruh komunitas!
-  Yesus hadir sebagai Tabib yang berkuasa menyembuhkan orang dari aneka sakit-penyakit (Luk. 5: 12-17). Sakit fisik ditahirkan-Nya. Sakit secara psikis atas sakit fisik seperti dikucilkan dan dibuang, disembuhkan-Nya dengan membawa dan mengantar pulang untuk bersatu dalam keluarga dan komunitasnya. Bahkan diberi ijin untuk ikutserta dalam kegiatan-kegiatan komunitas atau kelompok keagamaan atau kemasyarakatan.
-  Yesus memperkenalkan diri sebagai Pemilik Keluarga Baru (Mrk. 3:31-35). Dia hadir menawarkan dan mengundang orang-orang untuk menjadi anggota Keluarga Yesus, dengan syarat tidak hanya menjadi pendengar sabda tetapi juga menjadi pelaku Firman.

b.  Relasi dengan Yesus:
-  Relasi yang diharapkan Yesus ialah supaya orang-orang mendengarkan pengajaran-Nya, menerima Kerajaan yang ditawarkan-Nya, serta menjadi pelindung bagi orang lain (Mat. 13: 31-35).
-  Relasi yang diharapkan Yesus ialah seperti orang kusta dalam teks Injil ini: bahwa orang-orang datang kepada Yesus, menyerahkan diri secara total kepada-Nya dan memohon penyembuhan dari pada-Nya (Luk. 5: 12-17).
-  Relasi yang diharapkan Yesus ialah supaya orang-orang mendengarkan pengajaran-Nya dan menerima Kerajaan, yaitu Keluarga Baru atau Persekutuan Para Murid yang ditawarkan-Nya (Mrk. 3: 31-35).

c.   Buah/Efek/Hasil dari Relasi dengan Yesus:
-     Orang-orang menjadi pewaris Kerajaan Allah (Mat. 13: 31-35).
-    Orang-orang menjadi sembuh atau bebas dari sakit-penyakit, dan sembuh secara sosial atau bebas dari isolasi / pengucilan oleh komunitas) serta sembuh secara  rohani atau bebas untuk ikut-serta/ambil-bagian dalam kegiatan-kegiatan rohani komunitas, tanpa halangan lagi (Lukas 5 : 12-17).
-    Orang-orang menjadi anggota Keluarga Allah dengan syarat menjadi pendengar yang setia dan pelaku Firman Allah yang tangguh (Mrk. 3: 31-35).

d.  Cara Hidup yang diharapkan Yesus berdasarkan masing-masing teks Injil :
-     Sebagai pribadi / KBG yang melaksanakan misi lewat kehadiran yang berpengaruh dan berdayaguna: ke dalam memberi pertumbuhan dan perkembangan kepada pribadi dan komunitas, dan keluar memberikan perlindungan kepada ciptaan lain (Mat. 13: 31-3).
-    Dalam Lukas 5: 12-17 ditawarkan sebagai pribadi / KBG yang melaksanakan misi Yesus Kristus, yang mengarah pada orang-orang yang kecil dan sederhana, buta dan tuli, tertindas dan dalam penjara dll. (Bdk. Mat. 25 : 35-36; Luk. 4: 18-19).
-    Sebagai pribadi / KBG yang bersemangat Komunio, saling menerima satu sama lain sebagai saudara dan saudari Yesus sendiri atau cara hidup sebagai Gereja, Umat Allah yang hidup dalam komunitas (Mrk. 3: 31-35).

4.     AKSI NYATA
F     Aksi Nyata untuk pendalaman iman umat Bulan Februari 2019 modul pertama:
Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua, anak-remaja, Orang Muda, supaya:
-  Yesus Kristus dan Kerajaan-Nya semakin dikenal ….
-  Ada upaya konkrit untuk membangun relasi dengan Yesus …..
-  Ada buah-buah yang dapat terjadi karena relasi dengan Yesus ini ….
-  Ada perubahan cara hidup ……
Contoh kegiatan:
v Orang-ta/Keluarga : ........................................................................
v Anak & Remaja : ................................................................................
v Orang Muda : ......................................................................................

5.    DOA SPONTAN
F.      Mari kita mengungkapkan doa-doa syukur, permohonan dan pujian secara spontan. Dipersilahkan bagi kita yang hadir saat ini.
a)    ....................................................................................................................
b)    ....................................................................................................................
c)     ....................................................................................................................

Kita satukan semua doa kita tadi dengan doa yang diajarkan Kristus kepada kita: BAPA KAMI.....

Mari kita doakan – Doa Mohon Pernyertaan Yesus Kristus Bagi Umat Keuskupan Pangkalpinang (2019: Keberpusatan pada Kristus).

Kita tutup perjumpaan kita ini dengan menyanyikan lagu Berpusat pada Kristus.

=***=

MENGENAL YESUS KRISTUS MELALUI CARA PENGAJARAN DAN PEWARTAANNYA

Pertemuan Pertama:
Bulan Februari 2019 untuk Pertemuan KBG-KBG 
Paroki se-Keuskupan Pangkalpinang
Penanggungjawab Modul: RD. Marsel Gabriel, 
RD. Dr. Benny Balun, Ibu Shito Kadari 
dan Alfons Liwun
Persiapan:
§  Fasilitator wajib mengikuti pertemuan untuk Simulasi dan studi modul yang dipimpin oleh Pastor Paroki sebagai Koordinator Fasilitator maupun sebagai Koordinator PIPA Paroki.
§  Fasilitator menyediakan berbagai hal atau perlengkapan yang perlu untuk pertemuan pendalaman iman umat ini, yakni :
-  Kitab Suci dan Puji Syukur
-  Modul Pertemuan yang didukung oleh Gagasan Dasar-nya.
-  Teks Doa Mohon Penyertaan Yesus Kristus Bagi Umat Keuskupan Pangkalpinang (Tahun 2019: Keberpusatan pada Kristus).

Tujuan:
§  Supaya kita mengenal cara-cara Yesus mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah.
§  Supaya kita mengenal siapa Yesus Kristus, melalui cara-cara Ia mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah.
§  Supaya kita semakin erat berelasi dengan Yesus Kristus.
§  Supaya kita meneladani Yesus yang dikenal dalam cara-cara Ia mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah.

A.   PENGANTAR

F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus!
Kita sudah melewati Bulan Pertama Tahun 2019. Kita sudah berjuang untuk semakin mengenal siapa Tuhan kita Yesus Kristus sebagai Firman Kekal yang ada pada Allah dan yang ada bersama Allah, dan sebagai Putera Allah yang menjadi Manusia untuk kita.
Pada Bulan Februari 2019 ini, kita akan melangkah lebih jauh dalam upaya untuk mengenal Pribadi, Hidup dan Karya Tuhan kita Yesus Kristus. Tema kita untuk pendalaman iman umat  pada Bulan Februari ini adalah Yesus Kristus Yang Mengajar dan Mewartakan. Pada kesempatan pendalaman iman umat modul pertama hari ini, kita akan mendalami sub-tema: Mengenal Yesus Kristus Melalui Cara Pengajaran dan Pewartaan-Nya.
Apa yang kita harapkan dari pertemuan ini? Harapan kita:
§  Supaya kita mengenal cara-cara Yesus mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah.
§  Supaya kita mengenal siapa Yesus Kristus, melalui cara-cara Ia mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah.
§  Supaya kita semakin erat berelasi dengan Yesus Kristus.
§  Supaya kita meneladani Yesus yang dikenal dalam cara-cara Ia mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah.

Mari, kita membuka pertemuan pendalaman iman umat ini,  dengan menyanyikan sebuah lagu pembuka. ... PS. No. ...

PENGHORMATAN KEPADA SABDA ALLAH

F    Mari, kita berdiri untuk memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda yang hadir di tengah-tengah kita.
(semua anggota KBG memberikan hormat dengan menundukkan kepala).

B.  LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN IMAN:

1.  DOA MENGUNDANG TUHAN
F    Saya persilahkan salah seorang dari kita mengundang Tuhan dalam doa pembuka. Sekali lagi, saya persilakan!

 2.  KODE

F   Saya persilahkan kita memperhatikan KISAH berikut ini. Mohon salah seorang diantara kita membacakan kisah ini dengan suara yang lantang dan perlahan-lahan agar semua kita dapat mendengarnya!

KBG SANTO JUAN DE DIOS

Dalam merayaan HUT KBG San Juan (Santo Yohanes), para anggotanya sepakat untuk memilih tema menjadi KBG yang meneladani Komunio Allah Tritunggal. Tema itu dipilih karena mereka merasa perlu mempererat persaudaraan dan kerjasama di antara mereka.
Perayaan HUT KBG berlangsung meriah. Setelah perayaan ekaristi dilanjutkan dengan ramah tamah bersama. Mereka juga merencanakan aksi nyata berupa aksi karitatif: perhatian kepada orang miskin-tersingkir di lingkungan mereka, dari latar belakang agama apapun.
Namun setelah perayaan HUT KBG itu, nyatanya tema perayaan itu tidak dihidupkan oleh anggotanya. Hubungan diantara mereka masih tetap diwarnai oleh saling curiga, tidak saling terima satu sama lain, iri hati, dan bersaing tidak sehat, sehingga kegiatan-kegiatan KBG setelah HUT yang meriah itu, tidak berjalankan dengan baik. Bahkan mereka saling tuding dan saling mempermasalahkan.

Pertanyaan pendalaman kode:
1.    Apa yang terjadi dalam cerita di atas tadi?
2.    Apakah KBG San Juan ini menjadi komunitas pewarta (saksi) dari komunio Allah Tritunggal? Jelaskan!
3.    Apakah situasi dalam KBG yang diceritakan di sini, terjadi juga dalam KBG kita?

TAMBAHAN:
v KBG San Juan mengalami masalah dalam hal komunio. Dan mereka sendiri ingin mengatasi masalah itu dengan memilih tema dalam HUT KBG mereka.
v KBG dalam Kisah ini belum menjadikan cara hidup mereka sebagai sarana pewartaan! Setelah pesta HUT KBG persaudaraan dan kerjasama mereka tetap bermasalah.
v Hubungan dengan Yesus yang mereka rayakan dalam ekaristi pada HUT KBG, tidak mengubah dan membaharui relasi dan hidup mereka.
v Yesus (Allah Tritunggal) belum menjadi pedoman hidup mereka.

3.  MEMBACA KITAB SUCI
-  Bentuk tiga kelompok kecil.
-  Setiap kelompok membaca dan mendalami satu teks Kitab Suci.
-  Di bawah ini disiapkan teks Kitab Suci dan pertanyaannya.
-  Plenokan.

Teks Kitab Suci:
-  Matius 13: 31- 35    (biji sesawi dan ragi)
-  Lukas    5: 12 - 17   (sakit kusta disembuhkan)
-  Markus 3: 31- 35     (saudara-saudara-Nya)

Pertanyaan pendalaman ketiga teks Kitab Suci: apa cara-cara yang digunakan Yesus untuk mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah?

Selesai Kerja/Diskusi/Sharing dalam kelompok kecil, mari kita dengarkan apa yang ditemukan oleh setiap kelompok ketika mendalami teks masing-masing:

-  Kelompok 1 ……......................................................................................
-  Kelompok 2 …….....................................................................................
-  Kelompok 3 …….....................................................................................

PENEGASAN:
1.    Cara Yesus mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah:
  1. Menggunakan perumpamaan-perumpamaan (Mat. 13: 34-35). Bahwa untuk orang banyak, perumpamaan merupakan satu-satunya cara yang digunakan Yesus untuk mengajar dan mewartakan Kerajaan Allah. (Mat. 3: 34).
“Melalui perumpamaan – satu bentuk mengajar-Nya yang khas – Yesus mengajarkan supaya masuk ke dalam Kerajaan-Nya. Lewat perumpamaan, Ia mengundang ke perjamuan Kerajaan-Nya, tetapi menuntut juga keputusan yang radikal. Untuk memperoleh Kerajaan-Nya itu, orang harus melepaskan segala sesuatu; kata-kata hampa tidak mencukupi; perbuatan sangat dibutuhkan.
Perumpamaan-perumpamaan itu seakan-akan menempatkan sebuah cermin di depan manusia, dalamnya ia dapat mengerti: Apakah ia menerima kata-kata itu sebagai tanah yang berbatu-batu atau sebagai tanah yang baik? Apa yang ia lakukan dengan talenta yang ia terima? Yesus dan kehadiran Kerajaan di dunia adalah adalah inti semua perumpamaan. Orang harus masuk ke dalam Kerajaan, artinya harus menjadi murid Kristus, untuk “mengetahui rahasia Kerajaan Surga” (Mat. 13: 11). Untuk mereka yang “ada di luar” (Mrk. 4: 11), segala sesuatu tinggal rahasia, (KGK 546).

  1. Melalui karya-karya-Nya seperti menyembuhkan orang sakit, membangkitkan orang mati, mengusir roh jahat, (Luk.5:12-17). Penyembuhan Yesus bukan hanya bersifat fisik seperti menyembuhkan sakit-penyakit, tetapi juga penyembuhan bersifat sosial dalam arti orang yang dikucilkan karena sakit penyakitnya diterima kembali dalam komunitas, juga penyembuhan rohani ketika orang yang sudah disembuhkan itu diikutsertakan dalam kegiatan rohani dan doa-doa KBG dan di rumah-rumah ibadat yang ada.

  1. Yesus mengajarkan bahwa orang harus menjadi pendengar dan sekaligus pelaksana Sabda Allah, (Mrk. 3: 31-35). Yesus dengan tegas menekankan hal pokok ini: Melaksanakan Firman Allah dan memberikan kesaksian hidup, adalah seseorang yang menjadi saudara-Nya.

2.       Siapakah Yesus?
Melalui cara-cara pengajaran dan pewartaan tentang Kerajaan Allah tersebut di atas, kita mengenal dan menjumpai Yesus yang adalah Imam (menguduskan), Nabi (mengajar) dan Raja (memimpin). Identitas sebagai Imam, Nabi, dan Raja ini terungkap secara utuh di dalam kesaksian hidup Yesus, seperti :
v Merangkul dan mempersatukan seseorang ke dalam komunitas (melawan sikap mengucilkan dan saling menolak di antara orang-orang zaman ini).
v Peduli terhadap sesama, terutama yang sakit dan bernasib malang (melawan sikap ketidak-pedulian dan sikap acuh tak acuh orang-orang zaman ini).
v Menawarkan Kerajaan Allah dan cara hidup sebagai saudara dan saudari-Nya dalam satu komunitas Allah (melawan sikap egoisme diri).

4.  AKSI NYATA
F     Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari, kita mengevaluasi pelaksanaan modul Bulan Januari 2019. Dan baru kemudian, kita merencanakan Aksi Nyata untuk Bulan Februari 2019 …...
a.  Evaluasi Pelaksanaan & Aksi Nyata Modul Bulan Januari 2019
-  Siapakah Yesus yang kita temukan dalam Pertemuan Pertama Modul PIU Bulan Januari 2019?
-  Apa tujuan Inkarnasi yang kita temukan dalam Pertemuan Kedua Modul PIU Bulan Januari 2019?
-  Bagaimana Aksi Nyata yang dilakukan KBG untuk kedua Pertemuan Bulan Januari tersebut?

b.  Petunjuk Teknis Evaluasi :
-  Mohon diisi lembaran evaluasi pelaksanaan modul pada halaman belakang modul ini.
-  Setelah diisi, pengurus KBG-KBG/fasilitator yang bersangkutan mengirimkan hasil evaluasi dengan memphoto lembaran evaluasi kemudian kirim ke WA PIPA Keuskupan: 085264560979 (RD. Marsel Gabriel) dan 0852-64063801 (Alfons Liwun)

c.     Aksi Nyata untuk pendalaman iman modul ini
-  Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua, supaya tritugas Kristus sebagai Imam, Nabi dan Raja yang merupakan rahmat yang diterima saat pembaptisan dapat kita wujudkan?
-  Apa yang dapat dilakukan oleh anak-remaja, supaya tritugas Kristus sebagai Imam, Nabi dan Raja yang merupakan rahmat yang diterima saat pembaptisan dapat kita wujudkan?
-  Apa yang dapat dilakukan oleh orang muda, supaya tritugas Kristus sebagai Imam, Nabi dan Raja yang merupakan rahmat yang diterima saat pembaptisan dapat kita wujudkan?

Sebagai contoh:
-  Sebagai Imamcontoh saling mendoakan satu sama lain misalnya pada HUT kelahiran atau perkawinan, pada saat sakit, dllsb ….
-  Sebagai Nabi:  contoh menyampaikan hal-hal yang baik / bukan berita bohong atau hoax …
-  Sebagai Raja:  contoh ikut melayani dalam berbagai kegiatan di KBG atau di Paroki...

5.    DOA SPONTAN :
F   Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari kita sampaikan doa-doa pujian, ucapan syukur ataupun permohonan secara spontan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, karena Dia adalah Allah, Dialah yang menawarkan Kerajaan-Nya kepada kita umat-Nya :
a)    .....................................................................................................................................................................................
b)    ....................................................................................................................................................................................
c)     ...................................................................................................................................................................................

Kita lanjutkan dengan Doa Tahun Keberpusatan kepada Kristus, dan kita satukan dengan Doa Bapa kami!

Mari, kita tutup pertemuan kita dengan menyanyikan lagu: Berpusat pada Kristus!


=***=