Selasa, 28 Februari 2012

KOMUNITAS BASIS GEREJAWI ST. FRANSISKUS XAVERIUS KAMPUNG JAWA - PAROKI SUNGAILIAT

Daerah Kampung Jawa, termasuk wilayah Kota Sungailiat. Disebut kampung Jawa karena  anggota komunitas ini hampir semuanya adalah orang Jawa. Komunitas memiliki fasilitator yang cukup dan baik. Fasilitator lebih baik dan berkualitas lagi jika pemberdayaan kualitas keluarga muda dikelompok ini ditingkatkan lagi. Artinya bahwa perhatian pada keluarga-keluarga muda akan membantu terlibatan mereka dalam berbagai kegiatan komunitas.

Ada kaum muda tapi kini tidak banyak lagi. Anak-anak dan remaja minim sekali. Kelompok ini merupakan teritorial yang bernuansa kategorial – budaya (Jawa). Ada beberapa anggota keluarga yang berasal dari kelompok St. Yosep dan St. Petrus yang sering mengikuti kegiatan kelompok St. Fransiskus Xaverius, hal ini karena ”kedekatan emosional budaya”. Sedangkan kelompok teritorialnya sendiri, tidak mengikutinya. Maka dalam pertemuan kelompok, perlu penyadaran tentang KBG—teritorial. St. Fransiskus Xaverius sejak 2008, telah dibentuk Credit Union.

Bapak Yohanes Sagiyo adalah ketua Komunitas Fransiskus Xaverius. Komunitas ini memiliki umat sebanyak 49 jiwa yang terdiri dari 28 laki-laki dan 21 perempuan dengan 17 Kepala Keluarga. Komunitas ini pun mempunyai bebrbagai macam kegiatan antara lain: (1). Misa komunitas setiap hari Kamis Minggu I dalam bulan. (2). Ibadat tobat yang dilaksanakan di komunitas yaitu tiap masa Adven dan masa Prapaskah. (3). Ibadat / pendalaman iman meliputi: APP, Bulan Rosari, PDPL, Bulinas, Bulan Kitab Suci, dll. Pertemuan setiap hari Kamis jam: 19.00 setiap minggu. (4). Pesta Pelindung, tiap tahun tanggal 3 Desember. (5). Kegiatan khusus yang diprogramkan sepanjang tahun.

Dalam sensus Paroki Sungailiat, jumlah umat komunitas yang sudah disebutkan tadi, dapat dirincikan berdasarkan umur dan pendidikan sebagai berikut:

Dari Segi Umur:

UMUR
JUMLAH UMAT
0-10 TAHUN
8
11-20 TAHUN
3
21-30 TAHUN
7
31-40 TAHUN
11
41-50 TAHUN
6
51-60 TAHUN
9
61 > KE ATAS
5
TBD (=TIDAK BERI DATA
0


Dari segi Pendidikan:

PENDIDIKAN
JUMLAH UMAT
TK
2
SD
8
SMP
4
SMA
17
PT
14
TBD (=TIDAK BERI DATA
0

Berdasarkan segi umur ini, kita dapat melihat seberapa jauh keterlibatan anggota komunitas ini dalam berbagai kegiatan komunitas. Setiap kegiatan lebih kurang 20-an orang yang aktif, masih banyak anggota yang belum terlibat, apalagi anak-anak dan kaum muda.
Sedangkan berdasarkan pendidikan, komunitas ini mempunyai tenaga yang lumayan berkualitas, namun juga masih banyak anggota umat yang belum maksimal memberikan diri dalam karya pelayanan dalam komunitas. ***

Senin, 27 Februari 2012

KOMUNITAS BASIS STA. THERESIA 1 PAROKI SUNGAILIAT

Wilayah kelompok ini meliputi daerah Sinkai Melintang (Jl. Sam Ratulangi), Air A Haw, Pelabuhan Ikan, Jelitik,  Rambak, dan Teluk Uber. Kelompok ini amat beruntung, di samping menjadi tempat bernaung bagi para donator di paroki ini, juga memiliki banyak fasilitator yang handal. Situasi di dalam kelompok amat bagus, kreatif dan kompak penuh keakraban. Hanya dirasakan terasa amat ekskusif, banyak tenaga yang mampu menjadi anggota koor, fasilitator, tapi masih sebatas untuk kebutuhan kelompoknya sendiri, belum tergerak untuk membantu kepada kelompok lain yang membutuhkan. Situasi kelompok ini, sejak bulan November 2007, mulai pasang surut dalam keterlibatannya baik di kelompok maupun di Paroki. Namun keadaan ini telah dipulihkan sehingga telah memiliki prospek baru untuk merangkul anggota kelompok lain dalam hal kegiatan-kegiatan umum, seperti retret / rekoleksi, dan pertanian kacang kedelai serta pengobatan gratis.

Ketua komunitas bapak Yosef Ardiyanto Totong, seorang guru di Yayasan Budi Mulia, Pangkalpinang. Komunitas Sta. Teheresia 1 memiliki beberapa kegiatan yang lazim dilaksanakan: (1). Misa kelompok setiap bulan pada hari Selasa dalam minggu I. (2). Ibadat tobat, yang rutin dilaksanakan masa adven dan masa prapaskah.  (3). Kegiatan lain Aksi Puasa Pembangunan, Bulan Rosari, Bulan Dana Pestari, Bulinas, Bulan Kitab Suci dan pendalaman iman mingguan yang dilaksanakan pada harri selasa. (4). Pesta Pelindung setiap tahun tanggal 1 Oktober (5). Kegiatan khusus, merupakan kegiatan program tahunan yang disusun oleh komunitas. Kegiatan itu melibatkan umat komunitas atau lintas komunitas.

Berdasarkan sensus Paroki 2011, komunitas ini memiliki 31 Kepala Keluarga, jumlah umatnya 91 jiwa yang terdiri dari 43 laki-laki dan 48 perempuan. Sedangkan sensus berdasarkan pendidikan terlihat di bawah ini:

TINGKAT PENDIDIKAN
JUMLAH UMAT
TK
2
SD
19
SMP
12
SMA
20
PT
16
TBD (=TIDAK BERI DATA)
22

Kemudian jumlah umat berdasarkan umur, dapat diterlihat sebagai berikut:

TINGKATAN UMUR
JUMLAH UMAT
0-10
15
11-20
13
21-30
18
31-40
11
41-50
5
51-60
6
60 > KE ATAS
15
TBD (=TIDAK BERI DATA)
8

Dari data yang ada ini, komunitas Sta. Theresia 1 merupakan komunitas yang kualitas baik menyangkut sumber daya manusia maupun dalam pengembangan sumber ekonomi. Ke depan komunitas ini diharapkan untuk terbuka dengan komunitas-komunitas basis yang lain. ***

KOMUNITAS BASIS STA. MARIA GORETTI PAROKI SUNGAILIAT

Komunitas Sta. Maria Goretti adalah komunitas yang berada di tengah-tengah kota. Komunitas Basis Gerejawi ini berada di sekitar Sekolah Katolik Sta. Maria Goretti Sungailiat. Sejak 2007, komunitas ini diketuai oleh Ibu Frederika Sri Winarti, dibantu oleh seorang anak muda, saudari Florentina Dewi Susanto dan Sr. Gregoriana, AK. Wilayah komunitas ini mencakupi daerah Sinkai Sawo, Air Kantong, Nanung, Fajar, Pasar dan Loka Cin. Anggota kelompok ini cukup banyak umat, namun kini aktivitas kelompok ini didominasi oleh aji-aji tua.

Sedangkan SDM untuk keperluan fasilitator amat minim. Saudari Dewi dan Sr. Gregoriana, AK adalah fasilitator komunitas Sta. Maria Goretti. Aktivitas kelompok ini cukup bagus, ada kegiatan rutin, dan kompak satu sama lain. Sejak awal 2008, kelompok ini dimekarkan menjadi dua ranting. Kelompok ini kini dibantu oleh suster-suster AK. Tetapi pemekaran ini hanya bertahan selama setahun. Kini kelompok ini tetap menjadi kelompok yang besar. Kesulitan yang mereka hadapi adalah selain kekurangan fasilitator, juga karena anggota kelompoknya yang terdiri dari ibu-ibu yang tua dengan keterikatan psikologis yang telah lama dibangun. Kaum bapak, dan kaum muda jarang aktif.

Berdasarkan sensus Paroki Sungailiat 2011, umat komunitas Maria Goretti berjumlah 95 jiwa yang terdiri dari 43 laki-laki dan 52 perempuan. Maria Goretti mempunyai 42 kepala keluarga. Dari sensus, terbaca bahwa komunitas ini, mempunyai tenaga yang cukuup, hanya tenaga-tenaga yang berpendidikan setingkat SMA dan PT, jarang aktif dan agak sulit terlibat dalam kegiatan komunitas. Mereka lebih sibuk dengan urusan pribadi dan bisnis mereka.
Jumlah umat komunitas Maria Goretti berdasarkan pendidikan:

TINGKAT PENDIDIKAN
JUMLAH UMAT
TK
2
SD
12
SMP
14
SMA
26
PT
9
TBD (=TIDAK BERI DATA)
32

Jumlah umat komunitas Maria Goretti, berdasarkan umur:
UMUR
JUMLAH UMAT
0-10
9
11-20
10
21-30
17
31-40
14
41-50
7
51-60
16
60 > KE ATAS
14
TBD (=TIDAK BERI DATA)
8

Kegiatan yang selama ini dilaksanakan di komunitas Maria Goretti meliputi: (1). Misa bulanan komunitas yang dilaksanakan pada hari Rabu Minggu III. (2). Ibadat tobat rutin di komunitas yaitu pada masa prapaskah dan Adven, sedang mingguan dilaksanakan di gereja paroki setiap Sabtu sore, pada pukul 17.00-17.45. wib. (3). Kegiatan pendalaman iman seperti APP, Bulan Rosari, PDLP, Bulinas, Kitab Suci, dan pertemuan syering Injil mingguan, pada hari Rabu sore, jam 17.00. (4). Pesta Pelindung setiap tahun pada tanggal, 6 Juli: pesta pelindung. (5). Program khusus komunitas yaitu Program komunitas tahunan dan jadwal kegiatan tahunan. ***