Tampilkan postingan dengan label Modul Pertemuan KBG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Modul Pertemuan KBG. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Juli 2026

Pertemuan KBG St. Yakobus, Membangun Spiritualitas KBG Bersama Rasul Dan Martir Yakobus

Untuk memperingati pesta pelindung dan HUT KBG St. Yakobus, modul ini menjadi bahan pendalaman iman anggota KBG kami (minggu II Bulan Juli 2026)

PERSIAPAN:

·       Puji Syukur

·       Doa Fokus Pastoral 2026

·       Teks Lagu Fokus Pastoral 2026

 

TUJUAN:

Agar anggota KBG St. Yakobus memahami, menghayati dan menghidupi spiritualitas Rasul dan Martir Yakobus dalam tanggungjawab bersama demi untuk merawat Lingkungan Hidup. 



A.   PEMBUKA

1.     Pengantar

F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus.

Pertemuan kedua kita kali ini, khusus untuk kita belajar dari Rasul dan Martir Yakobus, pelindung KBG kita.

 

Kita membaca dan merenung secara singkat riwayat hidup Rasul Yakobus, kemudian kita diteguhkan oleh Sabda Tuhan yang diambil dari Injil Lukas, 6: 12-16. Kita akan menimbah kekuatan doa yang diajarkan Yesus bagi kita (hening sejenak)

2.     Lagu Pembuka

F    Mari kita siapkan hati dan budi kita, untuk memulai pertemuan kita ini dengan menyanyikan sebuah lagu pembuka. (silakan pilih lagu dari Puji Syukur yang dapat dinyanyikan oleh semua umat)

 

3.     Penghormatan pada Sabda

F    Mari, kita berdiri dan memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda, yang hadir di tengah-tengah kita.

 

Hormat: mulai (perlahan-lahan menunjukkan kepada mengarah kepadas kepada Firman Tuhan yang ditakhtakan di depan!).… Amin … (kepala diangkat perlahan-lahan).

 

4.     Tanda Salib

F    Dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.... Amin

 

B.    LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN

1.     Doa Mengundang Tuhan

F    Saya persilahkan salah seorang dari kita untuk berdoa mengundang Yesus.

 

2.     Kode

F  Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari kita membaca Kode yang disediakan dibawah ini.

 

Saya persilakan salah seorang diantara kita untuk membacakannya untuk kita.... 

YAKOBUS, RASUL DAN MARTIR

Beberapa poin pokok tentang Santo Yakobus, pelindung KBG kita, berikut ini:

1)  Yakobus lahir pada abad pertama dan dieksekusi mati dengan pedang oleh Raja Herodes Agripa I (Kis. 12:1–2), setelah Yakobus kembali dari penyebaran Injil di Spanyol.

2) Lukas menulis dalam Kisah Para Rasul 12:1-2 adalah satu-satunya catatan Alkitab yang mendokumentasi-kan secara langsung kemartiran salah seorang dari 12 rasul utama Yesus. Pembunuhan Yakobus ini menyenangkan hati para pemuka agama Yahudi pada masa itu, yang kemudian memotivasi Herodes untuk turut menangkap Petrus dan memenjarakannya.

3)    Dalam Kitab Suci Perjanjian Baru, dicatat ada tiga nama Yakobus. Ketiga Yakobus ini berbeda satu sama lain. 

a.     Yakobus anak Zebedeus (Rasul). Dieksekusi mati dengan dipancung menggunakan pedang atas perintah Raja Herodes Agripa I di Yerusalem sekitar tahun 44 Masehi.

b.     Yakobus (Saudara Yesus / Yakobus yang Adil). Menurut sejarawan Yahudi Flavius Yosefus dan catatan gereja, ia dijatuhkan dari bubungan Bait Allah lalu dirajam dan dipukul sampai mati oleh orang-orang Yahudi sekitar tahun 62 M. Yakobus inilah yang menulis Surat Yakobus dalam Perjanjian Baru.

c. Yakobus anak Alfeus: Menurut tradisi gereja mula-mula, ia mati sebagai martir dengan cara disalibkan di wilayah Mesir. 

4)    Sejak berpisah dengan KBG St. Andreas pada 10 tahun lalu, kita telah sepakat memilih pelindung KBG kita Santo Yakobus. Yakobus yang dimaksudkan ialah Yakobus, Anak Zebedeus dan Salome.

5)    Siapakah Rasul dan Martir Yakobus?

a)   Ia adalah Rasul Yakobus Tua (untuk membedakannya dengan Yakobus Muda), anak Zebedeus dan kakak dari Yohanes Rasul.

b)   Bersama Petrus dan Yohanes, ia adalah saksi peristiwa-peristiwa penting Yesus, seperti Pemuliaan di Gunung Tabor (Mat.17:1-5), Yesus melarang orang lain ikut serta kecuali Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudara Yakobus (Mrk. 5: 37-42), Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes serta mulai merasa sangat takut dan gentar (Mrk. 14: 32-33), Paulus menyebut Yakobus, Kefas (Petrus), dan Yohanes sebagai sokoguru jemaat (Gal. 2:9).

c)     Karena semangat mereka yang berapi-api, Yesus menjuluki Yakobus dan Yohanes sebagai "Anak-Anak Guntur".

d)   Ia adalah salah satu rasul pertama yang wafat sebagai martir, dipenggal atas perintah Raja Herodes Agripa I pada tahun 43/44 Masehi.

6)  Gereja Katolik merayakan Pesta Santo Yakobus Rasul setiap 25 Juli untuk memperingati hari peringatan atau "kelahiran ke surga" (dies natalis), sekaligus menandai tanggal pendedikasian (pentahbisan) gereja pertama yang dibangun untuk menghormatinya di Yerusalem pada abad ke-4.

7)  Tidak hanya alasan itu, tetapi juga tanggal 25 Juli awalnya adalah hari peringatan pentahbisan gereja pertama yang dibangun untuk menghormatinya di Yerusalem. Seiring berjalannya waktu, kalender liturgi mengadopsi tanggal ini sebagai hari perayaan utamanya. Juga tanggal 25 Juli erat kaitannya dengan tradisi pemindahan relikui (sisa-sisa jenazah) Santo Yakobus dari Yerusalem ke Santiago de Compostela di Spanyol, tempat ziarah yang paling terkenal di dunia.

 Pertanyaan:

Spirit atau semangat apa yang dapat kita belajar dan hayati dari Rasul dan Martir Yakobus?

 

TAMBAHAN:

§  Berani menjadi pewarta Sang Sabda dari Yerusalem hingga ke Spanyol.

§  Berani mati dengan cara yang tragis jika dipandang oleh dunia masa kini.

§  Bertahan dan mati demi Yesus, Sang Guru.

§  Dekat dengan Kristus.

§  Menjadi teladan/soko guru pada masa awal Gereja hingga saat ini.

 

3.     Membaca Sabda Tuhan

F    Marilah buka Kitab Suci Injil Lukas Bab 6, ayat 12-16.

Saya ulangi, Injil Lukas, Bab 6, ayat 12-16.

 

Saya ulangi sekali lagi, Injil Lukas, Bab 6, ayat 12-16.

 

Saya persilahkan salah seorang diantara kita membacanya dengan perlahan-lahan dan dalam suasana doa serta dengan suara lantang

 

Apakah diantara kita yang memegang Kitab Suci dari versi lain baik berupa bahasa atau pun lainnya....?

 

Jika ada, silahkan membaca.

 

Pertanyaan pendalaman:

Spirit apa yang dapat kita belajar dan hayati dari Yesus dalam membuat suatu keputusan?

 

PENEGASAN:

a)   Yesus berdoa semalam-malaman (seperti yang tercatat dalam Lukas 6: 12) menunjukkan teladan ketaatan, keintiman dengan Allah Bapa, dan keseriusan-Nya sebelum mengambil keputusan besar atau menghadapi peristiwa penting.

b)    Beberapa makna rohani yang mendalam ketika pratik berdoa dengan tekun atau tak jemu-jemu dilakukan:

  • Mencari kikmat dan kehendak Bapa. Yesus menyingkirkan diri dari kesibukan dan keramaian untuk berfokus penuh pada Allah. Ini adalah momen penyerahan total agar setiap langkah yang diambil murni sesuai rencana Bapa.
  • Persiapan menjelang peristiwa penting. Waktu doa yang panjang biasanya dilakukan Yesus sebelum momen-momen penentu, seperti memilih kedua belas rasul-Nya, melakukan pelayanan besar, maupun saat menghadapi penderitaan di Taman Getsemani.
  • Teladan bagi Kita Manusia. Tindakan Yesus ini mengajarkan umat-Nya akan pentingnya menaruh prioritas pada doa dan menjaga kedekatan relasi dengan Allah di tengah dunia yang sibuk.

 

4.     Aksi Nyata

F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih.

Mari kita berikan usul saran: aksi nyata apa yang dapat kita lakukan, kapan, dan dimana serta bagaimana dilakukan?

·    Untuk internal anggota KBG?

·    Untuk gerakan keluar / umum kepada masyarakat?

·    Untuk lingkungan hidup di sekitar KBG kita atau ...... ?

 

5.     Doa Spontan

F  Kita semua diundang untuk mengungkapkan doa yang keluar dari hati kita secara spontan. Doa-doa berupa pujian, permohonan, dan syukur... KBG-KBG yang menjadi komunitas-komunitas Gereja Partisipatif – Sinodal.

 

Hening ........... beberapa saat.

Mari kita satukan semua doa kita dengan Doa yang diajarkan Kristus kepada kita. Bapa Kami.......

 

C.    PENUTUP

1.     Penghormatan pada Sabda

F  Mari, kita berdiri dan memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda, yang hadir di tengah-tengah kita.

 

Hormat: mulai (perlahan-lahan menunjukkan kepada mengarah kepadas kepada Firman Tuhan yang ditakhtakan di depan!).… Amin … (kepala diangkat perlahan-lahan).

 

2.     Tanda Salib

F    Dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.... Amin.

 

3.     Lagu Penutup

F    Marilah kita tutup pertemuan ini dengan menyanyikan sebuah lagu. (pilih nyanyian yang diketahui semua).

=***=

Selasa, 27 Agustus 2019

YESUS TEKUN BERDOA (1)


MODUL PERTEMUAN KBG KEUSKUPAN PANGKALPINANG
BULAN MARET 2019
Penanggungjawab Modul: 
RD. Marsel Gabriel, RD. Dr. Benny Balun, 
Ibu Shito Kadari dan Bp. Alfons G. Liwun



Persiapan:
§  Fasilitator wajib mengikuti pertemuan untuk simulasi dan studi modul yang dipimpin oleh Pastor Paroki sebagai Koordinator Fasilitator maupun sebagai Koordinator PIPA Paroki.
§  Fasilitator menyediakan berbagai hal atau perlengkapan yang perlu untuk pertemuan pendalaman iman umat ini, yakni :
-  Kitab Suci dan Puji Syukur
-  Modul Pertemuan yang didukung oleh gagasan dasarnya.
-  Teks Doa Mohon Penyertaan Yesus Kristus Bagi Umat Keuskupan Pangkalpinang (Tahun 2019: Keberpusatan pada Kristus).

Tujuan:
§  Supaya kita mengenal Yesus sebagai pribadi pendoa.
§  Supaya kita semakin erat berelasi dengan Yesus Kristus melalui doa-doa kita.
§  Supaya kita tetap meneladani Yesus sebagai pribadi yang tekun berdoa.

A     PENGANTAR

F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus!
Kita sudah melewati dua bulan di tahun 2019, bulan Januari dan bulan Februari. Selama Bulan Januari kita telah mendalami tema: Mengenal Yesus Kristus: Identitas Ilahi-nya sebagai Firman Allah dan Inkarnasi-Nya menjadi Manusia. Lalu, di bulan Februari kita sudah mendalami tema: Mengenal Yesus Kristus: melalui cara pengajaran dan pewartaan-Nya.
Untuk bulan Maret ini kita diajak untuk mendalami tema: Mengenal Yesus sebagai Pribadi Pendoa. Melalui tema ini juga, kita  menyiapkan diri untuk mengikuti kisah sengsara Yesus dalam jalan salib-Nya, selama masa prapaskah.
Apa yang kita harapkan dari pertemuan kita ini? Harapan kita ialah supaya:
§   kita mengenal Yesus sebagai pribadi pendoa.
§  kita semakin erat berelasi dengan Yesus Kristus melalui doa-doa kita.
§  kita tetap meneladani Yesus sebagai pribadi yang dengan tekun berdoa.

Mari, kita membuka pertemuan pendalaman iman umat ini,  dengan menyanyikan sebuah lagu pembuka. ... PS. No. ...

PENGHORMATAN KEPADA SABDA ALLAH

F    Mari, kita berdiri untuk memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda yang hadir di tengah-tengah kita. (semua anggota KBG memberikan hormat dengan menundukkan kepala).

B   LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN IMAN:

1.  DOA MENGUNDANG TUHAN

F    Saya persilahkan salah seorang dari kita mengundang Tuhan dalam doa pembuka. Sekali lagi, saya persilakan!

2.  KODE

F   Saya persilahkan kita memperhatikan sebuah code berikut ini. Kita diberi waktu selama 1 menit untuk melihat codenya dan membaca secara perlahan-lahan isi doa yang diungkapkan oleh seorang anak kecil itu.


Pertanyaan pendalaman kode:Apa itu doa menurut anak kecil dalam gambar di atas?

TAMBAHAN:
v Doa ialah persekutuan dengan Bapa yang Mahabaik, yang mau menerima diri para pendoa termasuk didalamnya ungkapan pengalaman yang dialaminya. Pengalaman yang dialami sehari-hari secara nyata tentang suka dan duka.  
v Anak kecil dalam gambar di atas berdoa kepada Tuhan, meminta bantuan Tuhan untuk mendorong orangtuanya menemani dia setelah pulang kerja. Dibalik isi doa yang diungkapkan anak kecil itu, termaktup kerinduan terdalam ‘seseorang anak’  pada orangtuanya. Maka, doa ialah juga kerinduan pendoa dengan Allah, sebagai ungkapan kerinduan yang lebih dahulu dari Allah.
v Bagaikan seorang anak kecil, seseorang beriman mengungkapkan pengalaman hidupnya kepada Tuhan dengan sikap sembah sujud. Dalam kesusahan akan pengungkapan pengalaman hidup, kepercayaan pada Allah diuji dan harus bertahan (KGK 2734).

3.  MEMBACA KITAB SUCI
-  Bentuk empat  kelompok kecil.
-  Setiap kelompok membaca dan mendalami satu teks Kitab Suci di bawah ini
-  Di bawah ini disiapkan teks Kitab Suci dan pertanyaannya.
-  Plenokan.

Teks Kitab Suci:
-  Matius 14: 22-23(berdoa sendirian di situ).
-  Markus 1: 35-37 (mengajar di kota-kota lain)
-  Lukas    4: 1 – 2            (berdoa bertahan dalam cobaan).
-  Yohanes 17: 11-12 (berdoa untuk kita).

Pertanyaan pendalaman keempat teks Kitab Suci: Apa yang membuat doa dalam teks-teks tadi begitu ‘penuh makna’?

F  Selesai kerja/diskusi/sharing dalam kelompok kecil, mari kita dengarkan apa yang ditemukan oleh setiap kelompokkecil ketika mendalami teks masing-masing:
-  Kelompok 1 ……...............................................................................
-  Kelompok 2 ……..............................................................................
-  Kelompok 3 ……...............................................................................
-  Kelompok 4 ...................................................................................

PENEGASAN:
§  Yesus seorang pendoa yang tekun. Kesendirian di atas bukit dan dalam keheningan-Nya, memungkinkan Yesus seorang diri untuk bersatu dengan Bapa-Nya. Yesus kadang-kadang berdoa sepanjang malam (Luk. 6:12). Maka, doa harus dipahami sebagai persekutuan dengan Allah Bapa.
§  Kekuatan doa tidak terpisahkan dari persekutuan-Nya dengan Bapa. Kedekatan-Nya dengan Bapa, membuat doa-Nya penuh makna yaitu menguatkan-Nya untuk memulai tugas perutusan dan menguatkan Dia untuk bertahan dalam segala godaan dan cobaan. Puasa dan pantang melelahkan fisik namun doa menopang fisik melalui jiwa yang kuat karena ditopang oleh Allah Bapa.
§  Dalam kesunyian, Dia begitu dekat dengan Bapa. Doa Yesus dimaknai lagi sebagai sharing pribadi-Nya tentang tugas perutusan-Nya di dunia. Bahwa Ia dan Bapa adalah satu didalam diri orang yang percaya kepada-Nya.
§  Bahkan tidak hanya sebatas sharing pengalaman pribadi Yesus bersama orang-orang yang percaya kepada-Nya, namun dalam sharing itu, Ia juga memohon kepada Bapa-Nya menyertaan orang-orang yang Dia tinggalkan itu.
§  Dalam keheningan-Nya, persekutuan-Nya dengan Bapa terlaksana. Disini, Yesus membutuhkan lingkungan fisik yang mendukung seperti tempat yang sunyi-sepi dan jauh dari kebisingan / khalayak ramai.

4.  AKSI NYATA
F     Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari, kita mengevaluasi pelaksanaan modul Bulan Februari 2019. Dan baru kemudian, kita merencanakan Aksi Nyata untuk Bulan Maret 2019 …...

a.  Evaluasi Pelaksanaan & Aksi Nyata Modul Bulan Februari 2019
-  Siapakah Yesus yang kita temukan dalam Pertemuan Modul PIU satu dan dua Bulan Februari 2019?
-  Bagaimana Aksi Nyata yang dilakukan KBG untuk kedua Pertemuan Bulan Februari 2019 tersebut?
  
b.  Petunjuk Teknis Evaluasi :
-  Mohon diisi lembaran evaluasi pelaksanaan modul pada halaman belakang modul ini.
-  Setelah diisi, pengurus KBG-KBG/fasilitator yang bersangkutan mengirimkan hasil evaluasi dengan memphoto lembaran evaluasi kemudian kirim ke WA PIPA Keuskupan: 085264560979 (RD. Marsel Gabriel) dan 0852-64063801 (Alfons Liwun) serta Shito K (0813-6714-0595)
c.   Aksi Nyata untuk pendalaman iman modul ini: 
-  Apa yang dapat dilakukan oleh orang-tua, supaya Yesus sebagai pendoa yang tekun itu hidup didalam keluarga kita?
-  Apa yang dapat dilakukan oleh anak-remaja, supaya Yesus sebagai pendoa yang tekun itu hidup didalam diri anak-remaja?
-  Apa yang dapat dilakukan oleh orang muda, supaya Yesus sebagai pendoa yang tekun itu hidup didalam diri orang muda?

5.    DOA SPONTAN:
F   Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari kita sampaikan doa-doa pujian, ucapan syukur ataupun permohonan secara spontan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, karena Dia adalah Allah, Dialah yang menawarkan Kerajaan-Nya kepada kita umat-Nya :
a)    ..............................................................................................................
b)    ..............................................................................................................
c)     ..............................................................................................................
Kita lanjutkan dengan Doa Tahun Keberpusatan kepada Kristus, dan kita satukan dengan Doa Bapa kami!

Mari, kita tutup pertemuan kita dengan menyanyikan lagu: Berpusat pada Kristus!

=***=