Persiapan:
· Doa Fokus Pastoral 2026
· Teks Lagu Fokus Pastoral
· Buku Puji Syukur
· Meja pentakhta Sabda dan dua
lilin
Tujuan: Supaya anggota KBG memahami Sabda
Tuhan dan pengajaran para rasul sehingga mampu menjadi suara kenabian sosial
bagi Masyarakat sekitarnya.
A.
PEMBUKAAN
1.
Pengantar
F Bapak-ibu, saudara-saudari yang
terkasih dalam Kristus.
Pertemuan kita kali ini, kita akan
mendengarkan Sabda Tuhan yang diambil dari Kitab Nabi Yesaya 11:11-12 tentang
”sisa-sisa Israel yang berada di tempat pembuangan yang akan kembali ke
Israel”.
Juga Bapa Uskup kita, penerus
pengajaran para rasul, mengajak kita memahami ”Gereja sebagai suara kenabian” Dan
sesuai dengan locul Gereja Partisipatif_Sinodal, KBG merupakan tempat kita
membangun suara kenabian sosial kita. (hening sejenak)
2.
Lagu Pembukaan
F Mari kita siapkan hati dan budi kita,
untuk memulai pertemuan kita ini dengan menyanyikan sebuah lagu pembuka. (silakan
pilih lagu dari Puji Syukur yang dapat dinyanyikan oleh semua umat)
3.
Penghormatan
pada Sabda
F Mari, kita berdiri dan
memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda, yang hadir di tengah-tengah
kita.
Hormat: mulai (perlahan-lahan
menunjukkan kepada mengarah kepadas kepada Firman Tuhan yang ditakhtakan di
depan!).… Amin … (kepala diangkat perlahan-lahan).
4.
Tanda
Salib
F Dalam nama
Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.... Amin
B.
LANGKAH-LANGKAH
PENDALAMAN
1.
Doa
Mengundang Tuhan
F Saya
persilahkan salah seorang dari kita untuk berdoa mengundang Yesus.
2.
Kita
Membaca Kitab Suci
F Marilah
buka Kitab Suci Perjanjian Lama, Kitab Nabi Yesaya Bab 11, ayat 11-12.
Saya
ulangi, Kitab Nabi Yesaya, Bab 11, ayat 11-12.
Saya
ulangi sekali lagi, Kitab Nabi Yesaya, Bab 11, ayat 11-12.
Saya
persilahkan salah seorang diantara kita membacanya dengan perlahan-lahan dan
dalam suasana doa serta dengan suara lantang
Apakah
diantara kita yang memegang Kitab Suci dari versi lain baik berupa bahasa atau
pun lainnya....?
Jika
ada, silahkan membaca.
F Bapak-ibu,
saudara-saudari yang terkasih. Setelah kita mendengarkan Sabda Tuhan, mari,
kita juga mendengarkan pengajaran para Rasul melalui Para Bapa Uskup Seluruh
Dunia. Para Bapa Uskup
dalam Dokumen Akhir menegaskan tentang ”makna dan dimensi sionodalitas” sebagai
berikut:
"Gereja sinodal seperti panji yang dikibarkan di
antara bangsa-bangsa. Kita hidup di zaman yang ditandai dengan kesenjangan yang
semakin melebar, kekecewaan yang semakin besar terhadap model pemerintahan
tradisional, ketidakpuasan terhadap fungsi demokrasi, kecenderungan otokratis
dan diktator yang semakin meningkat, dominasi model pasar tanpa memperhatikan
kerentanan manusia dan ciptaan, dan godaan untuk menyelesaikan konflik melalui kekerasan
daripada dialog” (DF 47).
3.
Kita Memilih Kata-Kata Dan Merenungkannya
F Kita memilih kata-kata atau
ungkapan-ungkapan singkat, atau ayat pendek, entah dari teks Kitab Suci atau
dari pernyataan Para Uskup Seluruh Dunia, kemudian mendoakannya dengan suara
lantang 3 kali, setiap kali diselingi dengan hening sejenak.
Saya persilakan.....
4.
Kita Membiarkan Tuhan Berbicara Kepada Kita Dalam
Keheningan
F Kita berdiam diri selama 2/3 menit, dan mempersilakan
Tuhan berbicara kepada kita.
5. Kita Mengungkapkan Apa Yang Telah Kita Dengar Di Dalam Hati.
a.
Kita saling berbagi ”kata atau ayat yang direnungkan dalam hati kita” pada saat hening.
b.
Apa kata Tuhan dengan kata atau ayat singkat yang kita
renungkan?
c.
Bagaimana kita telah menghayati kata atau ungkapan yang
kita renungkan tadi (hendaknya tidak berkhotbah atau diskusi).
PENEGASAN:
a)
Praktik
sinodalitas yang autentik
memungkinkan umat Kristen untuk mengembangkan budaya yang mampu melakukan
nubuat kritis mengenai pemikiran dominan dan dengan demikian menawarkan
kontribusi unik dalam pencarian jawaban atas banyak tantangan yang dihadapi
masyarakat kontemporer dan dalam pembangunan kebaikan bersama. Gereja
Partisipatif_Sinodal menekanan pembangunan itu ada di KBG-KBG.
b)
Cara
sinodal dalam mengalami hubungan adalah bentuk kesaksian kepada masyarakat. Hal
ini juga menjawab kebutuhan manusia untuk diterima dan merasa diakui dalam
komunitas yang konkret. Ia menantang semakin meningkatnya isolasi manusia dan
individualisme budaya, yang sering kali diserap oleh Gereja, dan menyerukan
kita untuk saling peduli, saling bergantung, dan bertanggung jawab bersama
untuk kebaikan bersama. Demikian pula, ia menantang komunitarianisme sosial
yang berlebihan yang mencekik manusia dan mencegah mereka menjadi agen
pembangunan mereka sendiri.
c)
Kesediaan untuk mendengarkan semua orang,
terutama kaum miskin, sangat kontras dengan dunia di mana konsentrasi kekuasaan
mengecualikan kaum miskin, kaum marginal, minoritas, dan bumi, rumah kita
bersama. Sinodalitas dan ekologi integral sama-sama mengambil perspektif
hubungan dan menekankan perlunya menjaga ikatan: karena alasan inilah keduanya
saling berkaitan dan terintegrasi dalam cara menghidupi misi Gereja di dunia
kontemporer..
6.
Kita Membicarakan Dan Menentukan Tugas-Tugas Yang Kita
Yakini Diserahkan Tuhan Kepada Komunitas Kita Untuk Dilaksanakan Bersama.
F Bapak-ibu, saudara-saydari yang terkasih.
Mari kita:
a.
Melaporkan tugas yang telah dilaksanakan.
b.
Tugas baru mana yang akan kita lakukan. Siapa
buat apa dan bilamana.
c.
Memilih sebuah “Sabda Kehidupan.” Sabda Kehidupan dipilih
dari teks Kitab Suci / Pengajaran Para Uskup oleh komunitas untuk dihayati
semua anggota komunitas selama satu atau beberapa minggu ke depan.
7.
Kita Berdoa Bersama Secara Spontan.
F Kita semua diundang untuk mengungkapkan
doa baik itu doa pujian, doa syukur dan doa permohonan yang keluar dari hati
kita secara spontan.
Mari kita satukan semua doa kita dengan doa yang diajarkan Yesus kepada
kita.
Kita doakan doa fokus pastoral 2026 bersama-sama.....
C.
PENUTUP
1.
Penghormatan pada Sabda
F Mari, kita berdiri dan memberikan
penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda, yang hadir di tengah-tengah kita.
Hormat: mulai (perlahan-lahan
menunjukkan kepada mengarah kepadas kepada Firman Tuhan yang ditakhtakan di
depan!).… Amin … (kepala diangkat perlahan-lahan).
2.
Tanda Salib
F Dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh
Kudus.... Amin.
3.
Lagu Penutup
F Marilah kita tutup pertemuan ini dengan
menyanyikan sebuah lagu. (pilih nyanyian yang diketahui semua).
=***=
Tidak ada komentar:
Posting Komentar