Selasa, 27 Agustus 2019

TUHAN MEMBERIKAN GEMBALA KEPADA UMAT-NYA (1)


Modul Pertemuan KBG-Bulan Syukur Keuskupan Pangkalpinang
Bulan Juni 2019
Penanggungjawab Modul: RD. Marsel Gabriel, RD. Dr. Benny Balun, 
RD. Aloy Angus, Ibu Shito Kadari, dan Bp. Alfons G. Liwun

Persiapan:
§  Fasilitator wajib mengikuti studi modul
§  Fasilitator mempersiapkan diri untuk pertemuan yakni :
-  Kitab Suci dan Puji Syukur
-  Modul Pertemuan yang didukung oleh gagasan dasarnya.
-  Teks Doa Mohon Penyertaan Yesus Kristus

Tujuan:
§  Supaya kita semakin mengenal Pribadi Yesus Kristus sebagai Tuhan yang memberikan Gembala bagi Gereja-Nya.
§  Supaya kita mampu membangun relasi yang semakin erat dengan Gembala Gereja Keuskupan Pangkalpinang, terutama dengan melaksanakan Arah Pastoral yang ditetapkannya.
§  Supaya kita menjadikan diri sebagai Gereja Partisipatif di bawah kepemimpinan Mgr. Adrianus Sunarko, OFM.

A.    PENGANTAR

F     Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus!
Selama tahun 2019, setiap bulan di KBG diadakan pendalaman modul dan sharing Injil. Kini kita sudah masuk dalam bulan Juni. Bulan Juni, kita mendalam tema: ‘Mengenal Yesus yang menderita, Sengsara, dan Wafat di Salib’.
Untuk pertemuan kita saat ini, kita mendalami subtema: ‘Tuhan Yesus Memberikan Gembala kepada Umat-Nya.’ Subtema ini merupakan salah satu subtema khusus untuk bulan Syukur Keuskupan Pangkalpinang dibawah pimpinan Bapa Uskup Mgr. Adrianus Sunarko, OFM. Mulai tahun 2019, bulan Syukur Keuskupan Pangkalpinang terlaksana pada Bulan Juni, bulan bulan Oktober lagi. Bulan Juni merupakan bulan dimana Tuhan Yesus memberikan kepada umat Katolik Keuskupan Pangkalpinang (28 Juni 2017) seorang uskup baru, pengganti. Almahrum Mgr. Hila.
Melalui modul bulan Syukur Keuskupan Pangkalpinang ini, kita berharap:
§  supaya kita semakin mengenal Pribadi Yesus Kristus sebagai Tuhan yang memberikan Gembala bagi Gereja-Nya.
§  supaya kita mampu membangun relasi yang semakin erat dengan Gembala Gereja Keuskupan Pangkalpinang, terutama dengan melaksanakan Arah Pastoral yang ditetapkannya.
§  supaya kita menjadikan diri sebagai Gereja Partisipatif di bawah kepemimpinan Mgr. Adrianus Sunarko, OFM.

Mari, kita membuka pertemuan ini  dengan menyanyikan sebuah lagu pembuka dari ... PS. No. ...

PENGHORMATAN KEPADA SABDA ALLAH
F    Mari, kita berdiri untuk memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda yang hadir di tengah-tengah kita. (semua anggota KBG memberikan hormat dengan menundukkan kepala).

B.  LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN IMAN:

1.    DOA MENGUNDANG TUHAN
F    Saya persilahkan salah seorang dari kita mengundang Tuhan dalam doa pembuka. Sekali lagi, saya persilakan!

2.    KODE
F    : Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus! Mari, kita perhatikan secara saksama sebuah gambar berikut ini.
     


Setelah kita memperhatikan gambar tadi, mari kita diskusikan satu pertanyaan dibawah ini, tetap dalam suasana doa.

Pertanyaan:
Apa rencana pastoral Bapa Uskup untuk beberapa tahun ke depan dan bagaimana harapan Bapa Uskup mengenai focus pastoral dalam rangkaian dengan motto Uskup-nya?

TAMBAHAN:
Beberapa kali Tim PIPA Keuskupan bertemu dengan Bapa Uskup, Tim mencatat beberapa hal pokok tentang karya pastoral berikut ini:
§  Fokus karya pastoral tahun 2019: Berpusat pada Kristus, tahun 2020: membangun komunio dan tahun 2021: bermisi. Dan Bapa Uskup berharap dalam focus pastoral setiap tahun ini, umat Keuskupan Pangkalpinang di KBG-KBG semakin mengenal Yesus Kristus, dengan begitu mampu membangun relasi yang erat dengan Kristus serta berani melaksanakan karya Kristus bagi sesame dan lingkungan sekitarnya.
§  Selama tahun 2019: Tahun keberpusatan pada Kristus, Bapa Uskup menghendaki agar setiap bulan ada pertemuan di KBG-KBG di Paroki, dengan tema-tema khusus, seperti:
-   Januari: Yesus Kristus sungguh Allah sungguh manusia.
-   Februari: Yesus Kristus yang mengajar dan Mewartakan
-   Maret: Yesus Kristus yang berdoa
-   April: Yesus yang menolong orang yang menderita.
-   Mei: Yesus yang mengampuni orang berdosa.
-   Juni: Yesus yang menderita, sengsara dan wafat
-   Juli: Yesus yang bangkit dari antara orang mati
-   Agustus: Yesus hakim yang adil
§  Selain pertemuan di KBG-KBG dengan tema khusus tadi yang dikemas dalam modul-modul, juga tetap dibangun pertemuan rutin KBG seminggu sekali dengan tetap pula menjalankan Sharing Injil 7 Langkah. Untuk hal ini, modul-modul dengan tema khusus setiap bulan hanya dua kali pertemuan, sedangkan dua pertemuan kali dengan Sharing Injil.
§  Untuk mencapai tujuan dari setiap focus pastoral, tentu dibutuhkan kerjasama baik di tingkat keuskupan, kevikepan, paroki dan KBG-KBG. Kerjasama itu berupa:
-  Rencana penyusunan program tahunan dari KBG, Paroki hingga ke kevikepan dan keuskupan.
-  Partisipasi umat KBG dalam pendalaman iman dengan tema-tema khusus dan sharing Injil serta kegiatan-kegiatan lain yang mengarah pada keberpusatan kita pada Kristus.
-  Partisipasi umat dalam keikutsertaan kursus teologi yang diselenggarakan oleh Bapa Uskup sendiri sesuai tema-tema keberpusatan pada Kristus.
-  Partisipasi fasilitator dalam study bersama modul-modul pertemuan KBG ataupun modul-modul khusus AsIPA.
§  Tentu saja semua kita berharap, bahwa dengan berpartisipasi dalam karya pastoral, harapan Bapa Uskup agar semua kita di pulau-pulau bersukacita karena karya besar Allah bagi kita, terlaksana.

3.    MEMBACA KITAB SUCI
-  Bentuk kelompok kecil.
-  Setiap kelompok mendiskusikan pertanyaan berikut.
-  Plenokan.

Teks Kitab Suci Injil Yohanes 10: 11-15
Pertanyaan: 
1.      Siapa itu gembala yang baik yang dimaksudkan oleh Yohanes?
2.      Apa saja ciri-ciri Gembala yang baik menurut Injil Yohanes tadi?

F   Selesai diskusi dalam kelompok, mari kita dengarkan apa yang ditemukan oleh masing-masing kelompok.

PENEGASAN:
a.     Gembala yang baik yang dimaksudkan Yesus ialah bahwa Dia sedang membandingkan diri-Nya dengan orang-orang lain yang bukan gembala yang baik, misalnya pencuri ataupun orang upahan. Yesus sebenarnya sedang memperkenalkan diri bahwa Ia adalah Gembala yang baik, bukan gembala yang asing atau seperti para pemimpin Yahudi saat itu.
b.   Dalam Injil Yohanes tadi, Yesus secara langsung menyebut bahwa Gembala yang baik itu mempunyai dua ciri, yaitu:
-  Gembala yang baik, berkorban bagi domba-dombanya. Sikap berkorban Gembala yang baik ialah menyerahkan nyawanya untuk domba-dombanya. Ia tidak mencari keuntungan diri tetapi berjuang untuk kesejahteraan domba-dombanya.
-  Gembala yang baik, mengenal domba-dombanya. Gembala yang baik mempunyai hubungan yang erat dengan domba-dombanya.
c.    Ketika umat Keuskupan Pangkalpinang kehilangan seorang pimpinan Gerejanya, Allah mengutus Mgr. Adrianus Sunarko, OFM untuk menjadi uskup keuskupan Pangkalpinang, yang sebelumnya beliau belum kenal geografis ataupun umat yang hendak ia gembalakan. Dalam situasi demikian, Mgr. Sunarko berani mengambil keputusan untuk melanjutkan Identitas Keuskupan Pangkalpinang, Paska Sinode II, Menjadi Gereja Partisipatif.
d.   Itu berarti bahwa Mgr. Sunarko sudah mempunyai komitmen untuk tetap membangun Gereja Partisipatif. Realisasi dari komitmennya, Mgr. Sunarko menetapkan focus pastoral 2019-2021. Dan tahun 2022 menjadi tahun evaluasi sekaligus tahun syukur untuk Keuskupan kita.

4.    AKSI NYATA
F   Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih! Mari, kita mengevaluasi pelaksanaan modul Mei 2019, setelah itu baru kita merencanakan Aksi Nyata untuk Juni 2019 …...
         a.    Evaluasi Pelaksanaan & Aksi Nyata Modul Bulan Mei 2019
-  Siapakah Yesus yang kita temukan dalam Pertemuan Modul  satu atau dua bulan Mei 2019?
-  Bagaimana Aksi Nyata yang dilakukan KBG untuk kedua Pertemuan Bulan Mei  2019?
b.   Petunjuk Teknis Evaluasi :
-  Mohon diisi lembaran evaluasi pelaksanaan modul pada halaman belakang modul ini.
-  Setelah diisi, pengurus KBG / fasilitator mengirimkan hasil evaluasi dengan memphoto lembaran evaluasi kemudian kirim ke WA PIPA Keuskupan: 085264560979 (RD. Marsel Gabriel) dan 0852-64063801 (Alfons Liwun) serta Shito K (0813-6714-0595)
c.    Aksi Nyata untuk pendalaman iman modul ini: 
-  Belajar dari sikap Mgr. Sunarko yang berani mengambil sikap untuk tetap meneruskan Identitas Keuskupan sebelumnya, maka semestinya sikap apa yang perlu kita lakukan agar kita pun berani dan setia bersama Mgr. Sunarko dalam identitas keuskupan kita?
-  Sebagai KBG, apa yang dapat kita lakukan bersama untuk berani dan setia dalam mewujudkan identitas keuskupan kita?

5.      DOA SPONTAN:
F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari kita sampaikan doa-doa pujian, ucapan syukur ataupun permohonan secara spontan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, karena Dia adalah Allah, Dialah yang menawarkan Kerajaan-Nya kepada kita umat-Nya :
a)     ................................................................................................
b)     ................................................................................................
c)      ................................................................................................
Kita lanjutkan dengan Doa Tahun Keberpusatan kepada Kristus, dan kita satukan dengan Doa Bapa kami!

Mari, kita tutup pertemuan kita dengan menyanyikan lagu: Berpusat pada Kristus!
=***=

GEREJA MELAKSANAKAN MISI PENGAMPUNAN DAN PENYEMBUHAN BAGI ORANG-ORANG BERDOSA (2)


Persiapan:
§  Fasilitator wajib mengikuti studi modul yang dipimpin oleh Pastor Paroki sebagai Koordinator Fasilitator maupun sebagai Koordinator PIPA Paroki.
§  Fasilitator mempersiapkan diri untuk pertemuan pendalaman iman umat ini, yakni :
-  Kitab Suci dan Puji Syukur
-  Modul Pertemuan yang didukung oleh gagasan dasarnya.
-  Teks Doa Mohon Penyertaan Yesus Kristus Bagi Umat Keuskupan Pangkalpinang (Tahun 2019: Keberpusatan pada Kristus).

Tujuan:
§  Supaya Umat Allah Keuskupan Pangkalpinang semakin mengenal pribadi Yesus yang memberikan kuasa pengampunan dan penyembuhan kepada orang-orang yang dicintai-Nya.
§  Supaya Umat Allah Keuskupan Pangkalpinang selalu membangun relasi yang erat dengan Yesus sebagai sarana menimbah anugerah Allah.
§  Supaya Umat Allah Keuskupan Pangkalpinang meneruskan misi pengampunan dan penyembuhan kepada orang-orang berdosa melalui tindakan nyata.

A.  PENGANTAR

F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus!
Pertemuan pendalaman minggu yang lalu, kita telah membahas dan mendalami tema Yesus Kristus, Sang Pengampun dan Penyubuh bagi orang-orang berdosa. Melalui pertemuan ini, kita tentu tidak berharap hanya pada pendalaman dan diskusi aksi nyata saja. Tentu sangat diharapkan ialah melakukan cara hidup Yesus itu untuk sesama di sekitar kita.
Pertemuan terakhir dari Bulan Mei ini, kita diajak untuk mendalami tentang Gereja melaksanakan misi pengampunan dan penyembuhan bagi orang-orang berdosa. Tentu saja, Gereja melaksanakan kuasa yang diterimanya dari Kristus ini untuk umat kesayangannya. Maka pertemuan kita malam hari ini bertujuan:
§  Supaya kita semakin mengenal pribadi Yesus yang memberikan kuasa pengampunan dan penyembuhan kepada orang-orang yang dicintai-Nya.
§  Supaya kita selalu membangun relasi yang erat dengan Yesus sebagai sarana menimbah anugerah Allah.
§  Supaya kita meneruskan misi pengampunan dan penyembuhan kepada orang-orang berdosa melalui tindakan nyata kita.

Mari, kita membuka pertemuan pendalaman iman kita ini,  dengan menyanyikan sebuah lagu pembuka dari ..... PS. No. ......

PENGHORMATAN KEPADA SABDA ALLAH

F   Mari, kita berdiri untuk memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda yang hadir di tengah-tengah kita. (semua anggota KBG memberikan hormat dengan menundukkan kepala).

B.   LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN IMAN:

1.    DOA MENGUNDANG TUHAN

F   Saya persilahkan salah seorang dari kita mengundang Tuhan dalam doa pembuka. Sekali lagi, saya persilakan!

2.    KODE

F    Saya persilahkan kita memperhatikan dua buah gambar berikut keterangan singkat yang ada di bawah gambar tersebut. Mohon salah seorang diantara kita membacakan keterangan tersebut  dengan suara yang lantang dan perlahan-lahan agar semua kita dapat mendengarnya!



Pertanyaan pendalaman
a.    Apa yang sedang terjadi dalam kedua gambar diatas ini?
b.    Bagaimana dengan pengalaman dalam gambar di atas ini, apakah ada juga dalam KBG kita?

TAMBAHAN:
a.    Yesus memberi kepada para rasul kuasa-Nya sendiri untuk mengampuni dosa, Ia juga memberi kepada mereka otoritas untuk mendamaikan para pendosa dengan Gereja (KGK 1444).
b.    Akibat dari kuburan dosa kita, dapat memisahkan kita dari Tuhan dan Komunitas Kristiani. Walau demikian, setelah kita menerima pengampunan-penyembuhan, kita akan disatukan kembali dengan keduanya: dengan Tuhan dan dengan Komunitas Kristiani.
c.     Akibat dari kuburan dosa kita telah menghalangi kita menerima komuni kudus bersama-sama dengan saudara-saudari kita. Meskipun demikian, pengampunan dan penyembuhan dalam Sakramen Pengakuan telah membawa kita kembali lagi kepada Tuhan dan kepada saudara-saudari kita.
d.    Meskipun kita tidak meninggalkan jalan Kristus dengan melakukan dosa yang besar, namun peran pengampunan dan penyembuhan dalam Sakramen Pengakuan menarik kita untuk mendekati Allah. Dengan cara mengakukan dosa-dosa kita, kita menyerahkan diri kita sendiri kepada Allah dan membaharui cinta kita kepada-Nya.

3.    Mendalami Teks Kitab Suci:
-  Bentuk tiga  kelompok.
-  Setiap kelompok membaca dan mendalami teks-teks Kitab Suci
-  Teks Kitab Suci dan pertanyaannya.
-  Plenokan.

Teks Kitab Suci dan Kelompok diskusi:
§  Kelompok I mendalami teks Kitab Suci, Injil Matius 6: 14-15.
Pertanyaan untuk Kelompok I:
-  Bagaimana caranya supaya pengampunan dan penyembuhan menjadi bermakna?
§  Kelompok II mendalami teks Kitab Suci, Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Kolose 3: 12-13.
Pertanyaan untuk Kelompok I:
-  Apa tuntutan seseorang yang dicintai Tuhan yang mampu memberikan pengampunan dan penyembuhan bagi orang-orang berdosa?
§  Kelompok III mendalami teks Kitab Suci, Injil Matius 16: 18-19.
Pertanyaan untuk Kelompok I:
-  Mengapa Yesus mau meneruskan misi pengampunan dan penyembuhan kepada para rasul-Nya?

PENEGASAN:
a. Tugas Gerejawi dari pengampunan dan penyembuhan bagi orang-orang berdosa, terutama dalam perkataan yang istimewa Kristus kepada Simon Petrus: "Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan surga; apa yang kau ikat di dunia ini akan terikat di surga, dan apa yang kau lepaskan di dunia ini akan terlepas di surga" (Mat. 16:19). Jelaslah, bahwa "tugas mengikat dan melepaskan, yang diserahkan kepada Petrus, ternyata diberikan juga kepada Dewan para Rasul (Uskup di Gereja Lokal) dalam persekutuan dengan kepalanya" (KGK 1444). Tugas ini kemudian dilanjutkan para uskup kepada para imamnya, berkat Sakramen Imamat.
b.    Kata-kata mengikat dan melepaskan, memiliki makna bahwa siapa pun yang akan kamu kucilkan dari persekutuan, maka Allah pun akan mengucilkannya dari persekutuan dengan diriNya; siapa pun yang akan kamu terima kembali dalam persekutuanmu, maka Allah pun akan menerima-Nya kembali dalam persekutuan dengan diri-Nya. Perdamaian dengan Gereja tidak dapat dipisahkan dari perdamaian dengan Allah.
c. Kualitas seseorang yang dicintai Tuhan untuk memberikan pengampunan dan penyembuhan adalah orang-orang yang memiliki sikap belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan kesabaran. Karena didalam diri orang yang memiliki tuntutan demikian ini, Kristus hidup didalamnya.

4.    AKSI NYATA
F       Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari, kita mengevaluasi pelaksanaan modul Bulan April 2019. Dan baru kemudian, kita merencanakan Aksi Nyata untuk Bulan Mei  2019 …..
a.    Evaluasi Pelaksanaan & Aksi Nyata Modul Bulan April 2019
-  Siapakah Yesus yang kita temukan dalam Pertemuan pertama Modul PIU Bulan April 2019?
-  Apa tujuan yang kita temukan dalam Pertemuan Kedua Modul PIU Bulan Maret 2019?
-  Bagaimana Aksi Nyata yang dilakukan KBG untuk kedua Pertemuan Bulan April tersebut?

b.   Petunjuk Teknis Evaluasi :
-  Mohon diisi lembaran evaluasi pelaksanaan modul pada halaman belakang modul ini.
-  Setelah diisi, pengurus KBG-KBG / fasilitator yang bersangkutan mengirimkan hasil evaluasi dengan memphoto lembaran evaluasi kemudian kirim ke WA PIPA Keuskupan: 085264560979 (RD. Marsel Gabriel) dan 0852-64063801 (Alfons Liwun)

c.      Aksi Nyata untuk pendalaman iman modul ini: 
-  Apa yang harus keluarga lakukan agar rahmat pengampunan dan penyembuhan dari Kristus dapat dirasakan atau dialami oleh anggota keluarga?
-  Apa yang harus KBG lakukan agar rahmat pengampunan dan penyembuhan dari Kristus dapat dirasakan dan dialami oleh anggota KBG?

5.       DOA SPONTAN :
F    Bapak-ibu, saudara-saudari yang terkasih. Mari kita sampaikan doa-doa pujian, ucapan syukur ataupun permohonan secara spontan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, karena Dia adalah Allah, Dialah yang menawarkan Kerajaan-Nya kepada kita umat-Nya :
a.    ........................................................................................................
b.    ........................................................................................................
c.    .......................................................................................................

Kita lanjutkan dengan Doa Tahun Keberpusatan kepada Kristus, dan kita satukan dengan Doa Bapa kami!

Mari, kita tutup pertemuan kita dengan menyanyikan lagu: Berpusat pada Kristus!
=***=