![]() |
| KBG Santa Monica Bedukang, berkumpul mensharingkan Sabda Tuhan |
PERSIAPAN:
· Doa Fokus Pastoral 2026
· Teks Lagu Fokus Pastoral
· Buku Puji Syukur
· Meja pentakhta Sabda dan dua
lilin
TUJUAN:
Supaya
anggota KBG memahami KBG Sebagai Cara Hidup dan Cara Kerja Dalam Tanggungjawab
Bersama Melaksanakan Misi.
A. PEMBUKAAN
1. Pengantar
F Bapak-ibu,
saudara-saudari yang terkasih dalam Kristus.
Pada pertemuan kita kali ini, kita akan mendengarkan
Sabda Tuhan tentang perutusan kita sebagai Umat Allah di tengah dunia. Dan
sebelum diutus ke dalam dunia, kita diberikan kuasa Roh Kudus oleh Kristus yang
Bangkit.
Bapa
Uskup, Mgr. Adrianus Sunarko, OFM mengajak kita untuk berjalan bersama dengan
Gereja Universal, dengan memahami Gereja sebagai Umat Allah, Sakramen
Keselamatan. Bahwa keselamatan Allah itu untuk semua orang beriman, tidak untuk
pribadi namun sebagai satu komunitas. (hening sejenak)
2.
Lagu Pembukaan
F Mari kita
siapkan hati dan budi kita, untuk memulai pertemuan kita ini dengan menyanyikan
sebuah lagu pembuka. (silakan pilih lagu dari Puji Syukur yang dapat
dinyanyikan oleh semua umat)
3. Penghormatan pada Sabda
F Mari, kita berdiri dan
memberikan penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda, yang hadir di tengah-tengah
kita.
Hormat: mulai (perlahan-lahan
menundukkan kepala mengarah kepada Firman Tuhan yang ditakhtakan di depan).…
Amin … (kepala diangkat perlahan-lahan).
4. Tanda Salib
F Dalam
nama Bapa, dan Putera dan Roh Kudus.... Amin
B. LANGKAH-LANGKAH PENDALAMAN
1. Doa Mengundang Tuhan
F Saya
persilahkan salah seorang dari kita untuk berdoa mengundang Yesus.
2. Kita Membaca Kitab Suci
F Marilah
buka Kitab Suci Perjanjian Baru, Injil Matius 28: 18-19.
Saya
ulangi, Injil Matius Bab 28, ayat 18-19.
Saya
ulangi sekali lagi, Injil Matius, Bab 28, ayat 18-19.
Saya
persilahkan salah seorang diantara kita membacanya dengan perlahan-lahan dan
dalam suasana doa serta dengan suara lantang
Apakah
diantara kita yang memegang Kitab Suci dari versi lain baik berupa bahasa atau
pun lainnya....?
Jika
ada, silahkan membaca.
F Bapak-ibu,
saudara-saudari yang terkasih. Setelah kita mendengarkan Sabda Tuhan, mari kita
juga mendengarkan pengajaran para Rasul melalui Bapa Uskup Seluruh Dunia. Bapa
Uskup dalam Dokumen Akhir Sidang Para Uskup 2024 menegaskan tentang Gereja
Sinodal sebagai berikut:
Keselamatan
Allah Secara Bersama dalam satu kesatuan
«Allah berkenan
menguduskan dan menyelamatkan manusia bukan secara terpisah dan tanpa ikatan di antara mereka, tetapi Ia berkenan menjadikan mereka suatu Umat yang mengakui Dia
dalam kebenaran dan melayani
Dia
dalam kekudusan» (LG 9). Umat Allah dalam perjalanan
mereka menuju Kerajaan Allah senantiasa diberi makan oleh Ekaristi, sumber
persekutuan dan persatuan:
«Karena hanya ada satu roti, kita, yang banyak ini, adalah satu tubuh, sebab kita semua mengambil bagian dari satu
roti itu» (1Kor. 10: 17). Gereja, yang diberi makan oleh sakramen Tubuh dan Darah Tuhan, dibentuk
sebagai Tubuh-Nya (bdk. LG 7): «Kamu adalah Tubuh Kristus dan masing-masing adalah anggota-anggotanya»
(1Kor. 12: 27). Dihidupkan oleh kasih karunia, ia adalah Bait Roh Kudus (bdk. LG 4): Dialah, sesungguhnya, yang menghidupkan
dan membangunnya, menjadikan kita semua batu-batu hidup dari bangunan
rohani (bdk. 1Ptr. 2: 5; LG 6).
3.
Kita Memilih Kata-Kata Dan Merenungkannya
F Kita memilih kata-kata atau
ungkapan-ungkapan singkat, atau ayat pendek, entah dari teks Kitab Suci atau
dari pernyataan Para Uskup Seluruh Dunia, kemudian mendoakannya dengan suara
lantang 3 kali, setiap kali diselingi dengan hening sejenak.
Saya persilakan.....
4.
Kita Membiarkan Tuhan Berbicara Kepada Kita Dalam
Keheningan
F Kita berdiam diri selama 2/3 menit, dan mempersilakan
Tuhan berbicara kepada kita.
5.
Kita Mengungkapkan Apa Yang Telah Kita Dengar Di Dalam
Hati.
a.
Kita saling
berbagi
”kata atau ayat yang direnungkan
dalam hati kita” pada saat
hening.
b.
Apa kata Tuhan dengan kata atau ayat singkat yang kita
renungkan?
c.
Bagaimana kita telah menghayati kata atau ungkapan yang
kita renungkan tadi (hendaknya tidak berkhotbah atau diskusi).
PENEGASAN:
a)
Gereja sebagai Umat Allah adalah persekutuan orang
beriman yang dipanggil dan disatukan oleh Kristus melalui pembaptisan, memiliki
martabat sama, dan bergerak menuju Kerajaan Allah. Sebagai sakramen
keselamatan, Gereja menjadi tanda dan sarana kelihatan yang menyalurkan rahmat
keselamatan Allah ke dunia.
b)
Gereja sebagai Umat Allah: Umat
Allah yang dimaksudkan disini bukan sekadar organisasi, melainkan persekutuan /
paguyuban / keluarga yang dikumpulkan Bapa, Putra, dan Roh Kudus. Dengan ciri:
anggota Gereja memiliki martabat yang sama, hukumnya cinta kasih, misinya
menjadi garam dan terang dunia, dan bertujuan mencapai keselamatan kekal.
Dengan landasan, menjadi anggota Gereja melalui iman kepada
Kristus dan pembaptisan.
c)
Gereja sebagai Sakramen Keselamatan:
Gereja adalah "tanda dan sarana" (alat) kehadiran Kristus yang
kelihatan di bumi untuk menyatukan manusia dengan Allah. Fungsi kehadiran
Gereja, menghadirkan karya keselamatan Kristus (sumber keselamatan) bagi
seluruh umat manusia, bukan sekadar organisasi sosial.
d)
Melalui sakramen-sakramen, khususnya Baptis dan Ekaristi,
rahmat Allah disalurkan untuk menguduskan umat.
e)
Gereja sebagai Umat Allah yang hidup, sekarang ini di
Keuskupan kita, KBG-KBG sebagai kehadiran Gereja yang konkret di tengah
masyarakat. KBG adalah Gereja hidup dalam persekutuan (komuni) dan sebagai
Sakramen Keselamatan, Gereja aktif menyalurkan kasih serta keselamatan Allah
kepada dunia (aksi nyata).
6.
Kita Membicarakan Dan Menentukan Tugas-Tugas Yang Kita
Yakini Diserahkan Tuhan Kepada Komunitas Kita Untuk Dilaksanakan Bersama.
F Bapak-ibu, saudara-saydari yang terkasih.
Mari kita:
a.
Melaporkan tugas yang telah dilaksanakan.
b.
Tugas baru mana yang akan kita lakukan. Siapa
buat apa dan bilamana.
c.
Memilih sebuah “Sabda Kehidupan.” Sabda Kehidupan dipilih
dari teks Kitab Suci / Pengajaran Para Uskup oleh komunitas untuk dihayati
semua anggota komunitas selama satu atau beberapa minggu ke depan.
7.
Kita Berdoa Bersama Secara Spontan.
F Kita semua diundang untuk
mengungkapkan doa baik itu doa pujian, doa syukur dan doa permohonan yang
keluar dari hati kita secara spontan.
Mari kita satukan semua doa kita dengan doa yang
diajarkan Yesus kepada kita.
Kita doakan doa fokus pastoral 2026 bersama-sama.....
C.
PENUTUP
1.
Penghormatan pada Sabda
F Mari, kita berdiri dan memberikan
penghormatan kepada Kristus, Sang Sabda, yang hadir di tengah-tengah kita.
Hormat: mulai (perlahan-lahan
menunjukkan kepada mengarah kepadas kepada Firman Tuhan yang ditakhtakan di
depan!).… Amin … (kepala diangkat perlahan-lahan).
2.
Tanda Salib
F Dalam nama Bapa, dan Putera dan Roh
Kudus.... Amin.
3.
Lagu Penutup
F Marilah kita tutup pertemuan ini
dengan menyanyikan sebuah lagu. (pilih nyanyian yang diketahui semua).
=***=
.jpeg)
.jpeg)